Heh mas, kenapa kamu merenung terus, ada apa? Tanyaku pada si Fadil.
Eh kamu pram, engga ko saya ngga lagi ngelamun”, katanya dengan sedikit kaget melihat diriku tiba-tiba di dekatnya.
Ah’ jangan bohong, cerita dong ada apa sama aku, barangkali aku bisa bantu.
“Trims mas, ngga kok aku ngga ada apa-apa, aku cuman lagi mikir kira-kira kapan yah aku bisa selesai S1, terus setelah itu saya mau kerja dimana, apa kira-kira ijazahku laku buat cari pekerjaan di zaman seperti ini.
Wah kamu ini Dil’ ya jelas saja kita sekarang sudah semester 7 berarti kan tinggal satu semester lagi kita selesai, masalah cari kerja jangan dipikirkan dulu, apa kamu khawatir ijazah STAINU kita ini tidak laku dipasaran. Jangan salah dil, walaupun kampus kita bukan kampus bonavit dan bukan di kota besar kayak Jogja atau Jakarta tapi kampus kita ini sudah di Akreditasi BAN dan kamu tahu sendiri kan hasilnya A, berarti kampus kita sudah sesuai dengan standar nasional lho dil’.
Bukan begitu mas pram, kamu kan tahu sendiri pandangan masyarakat tentang kampus kita ini,…
Memangnya kenapa dil ?
Ya banyak yang bilang kampus kita ini belum diakui, kualitas dosen dan lulusannya rendah dan sebagainya-sebaginya, kata Fadil sambil menatap dosen Bahasa Arab-Ali Mu’in, Lc yang baru lewat dengan mobil Tordnya.
Eh dil, memang kamu merasa begitu.., ? itu kan dulu sekarang sudah nggak kayak gitu, coba kamu lihat tadi pak Ali Mu’in, Lc apa kamu anggap dia itu dosen bukan berkualitas ? Dia itu asli lulusan Al-Azhar lho dil, lah kamu tahu sendiri kan, nggak perlu saya jelaskan. Ya memang sih nggak seluruh dosen di kampus kita ini berkualitas, terutama kalau kita lihat dari background pendidikannya, masih banyak yang baru S1 dan kadang mismach dengan mata kuliah yang diajarkannya. Tetapi percayalah pihak kampus sekarang lagi meningkatkan kualitas para dosen di kampus kita ini. Kaya sekarang kan banyak dosen kita yang masih S1 sedang melanjutkan S2 di luar, bahkan ada yang baru selesai S3 kayak Dosen kita siapa itu yang ngajar mata kuliah Sejarah Pemikiran Islam yang asalnya Kutoarjo…?tanyaku agak lupa.
Oh pak Slamet, memangnya dia sudah selesai S3 nya ?, wah berarti dia Doktor yah !‘ DR. Slamet..,Hebat…! Fadil bangga sambil senyum-senyum.
Tapi kalau yang masalah mahasiswa atau lulusannya kurang berkualitas, kayaknya ada benernya juga tuh…. <bersambung>
0